Published On: Mon, Nov 10th, 2014

YouTube Mulai Tergusur oleh Facebook

YouTube Mulai Tergusur oleh Facebook | Dalam Konten Video, Siapa yang tak kenal dengan YouTube? Situs ini memang menjadi andalan bagi mereka yang menyuguhkan konten video. Meski begitu, menurut survei yang kutip oleh Mashable dari Socialbakers, kepopuleran YouTube tampaknya mulai tergusur.

 

Youtobe and facebook

Youtobe and facebook

Ya, situs yang dianggap sebagai rumah para insan penikmat gambar bergerak itu mulai disusul oleh Facebook dalam hal postingan video. Padahal, video merupakan konten utama dari anak perusahaan Google yang didirikan sejak tahun 2005 tersebut. Di sana dijelaskan pula bahwa kepopuleran Facebook terlihat dari jumlah postingan video pada News Feed yang terus meningkat. Analisis ini didasarkan pada 20.000 Facebook Pages pemilik merek, media, selebriti dan perusahaan hiburan, serta 180.000 posting selama 12 bulan terakhir, termasuk yang ada pada desktop maupun mobile.

Kendati dominasi YouTube masih belum terkalahkan sepenuhnya, yakni masih menjadi situs yang paling banyak memiliki konten video, namun tingkat keterlibatan video di Facebook cukup tinggi, yakni mencapai angka 70%. “Ini merupakan masalah besar untuk YouTube, mereka bisa kehilangan banyak persentase distribusinya,” ungkap CEO dan salah satu pendiri Socialbakers, Jan Rezab. “Sementara untuk Facebook, ini merupakan nilai plus yang sangat besar untuk mereka.

Dengan meningkatnya jumlah konten video, bahkan juga keterlibatannya, Facebook akan semakin digemari,” lanjut Rezab. Pada bulan September, Facebook mengatakan bahwa pihaknya melayani hingga 1 miliar video per hari. Angka tersebut merupakan dua per tiga dari total jumlah dari yang di ponsel.

Mereka juga menjelaskan bahwa dalam rentang waktu antara Mei hingga Juli, pertumbuhan video di Facebook melonjak hingga 50%. Luar biasa bukan? Jika terus begini, bukan tidak mungkin jika dominasi YouTube dalam hal konten video nantinya tergantikan oleh Facebook , YouTube Mulai Tergusur oleh Facebook .

 

 Snapchat Untuk Marketing

Memasarkan produk di media sosial seperti Facebook, Twitter, Pinterest dan Instagram. Satu lagi media sosial yang sedang naik daun dan perlu dijajal untuk pemasaran, yaitu Snapchat.

Media sosial besutan Evan Spiegel ini memiliki keunikan yaitu pesan yang dikirim akan terhapus secara otomatis dalam waktu yang singkat. Jika dipikir-pikir keunikan yang satu ini tidak memberikan kegunaan untuk beriklan dan berkampanye. Audience muda Pertama, dari aspek audience-nya. Snapchat mempunyai audience usia antara 13 hingga 25 tahun.

 

Jika target pasar sebuah bisnis berada di rentang usia tersebut, maka penggunaan Snapchat untuk marketing dan berkampanye perlu dipertimbangkan. Konten berdurasi singkat Memang pesan berupa gambar dan video hanya akan tampil selama 10 detik kemudian terhapus secara otomatis.

Tapi, tak perlu khawatir sekarang Snapchat sudah punya fitur tambahan, Snapchat Stories, bagi bisnis agar durasi konten tampil bisa lebih lama namun dengan sense urgency yang tetap ada untuk mendorong audience segera melakukan pembelian. Snapchat Stories memungkinkan admin menambahkan konten gambar bersamaan dengan video berdurasi lima detik.

Nah, tambahkan pula link website untuk mengarahkan audience ke situs kita. Snapchat juga bisa jadi tempat yang tepat untuk menampilkan produk baru atau memperbarui produk terbaru dalam bentuk teaser yang bisa dibuat dalam beberapa seri yang menarik.

Jaring audience Untuk memotivasi engagement audience bisa dengan mengajukan penawaran spesial. Misalnya, minta mereka mengirimkan snap (sebutan untuk konten berupa gambar dan video) dan sebagai imbalannya mereka mendapatkan giveaway atau kupon diskon. Kalau Anda belum memakai Snapchat untuk promosi dan marketing, ada baiknya Anda pertimbangkan lagi. Jumlah pengguna Snapchat kian meningkat tak menutup kemungkinan Snapchat bisa menjadi salah satu media sosial terbesar.

jasa seo dan internet marketing

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>