Ankiti Bose Founder Zilingo

Para penggiat online shop pasti sudah tidak asing lagi dengan platform yang berbasis di Singapura ini, khususnya bagi mereka yang hobby berburu produk-produk fashion via online.

Zilingo merupakan salah satu raksasa startup di kawasan Asia Tenggara yang telah memiliki nilai valuasi hampir menyentuh angka 1 miliar USD atau setara 13 triliun rupiah.

 

Start Up Fashion Zillingo

Belum lagi akhir-akhir ini Zilingo dikabarkan telah mendapat suntikan dana segar mencapai 308 juta USD atau setara 4,3 triliun rupiah dari Sequoia Capital dan beberapa investor lainnya. Itu artinya, tinggal beberapa langkah lagi Zilingo akan menjadi startup unicorn selanjutnya di Asia Tenggara!

Lalu siapa sebenarnya sosok yang berada di balik kendali Zilingo? Namanya adalah Ankiti Bose, perempuan muda dan cantik yang kini berusia 27 tahun.

Perjalanannya dimulai pada Desember 2014, saat itu Bose baru berusia 23 tahun dan berprofesi sebagai seorang analis di Sequoia India, dia tengah berbincang dengan salah seorang tetangganya, Dhruv Kapoor, yang bekerja sebagai seorang insinyur perangkat lunak di studio game Kiwi Inc.

Ternyata keduanya memiliki passion dan skill yang saling mendukung satu sama lain untuk membangun perusahaan startup milik mereka sendiri. Akhirnya, 4 bulan sejak perbincangan itu, keduanya sepakat untuk resign dari pekerjaan masing-masing dan memutuskan untuk membangun Zilingo.

 

 

 

Ide Awal Start Up Zillingo

Ide untuk mendirikan startup E-Commerce khusus fashion shop ini muncul ketika Ankiti Bose sedang berkunjung ke pasar-pasar di sejumlah negara di Asia Tenggara seperti Thailand, Filipina, termasuk Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut, Bose melihat berbagai produk fashion yang dijajakan para pedagang dari mulai t-shirt, gaun maxi, pakaian formal, hingga sepatu kulit. Disitulah Bose berpikir mengapa para pedagang ini tidak menjual produknya secara online.

“Saat bepergian melintasi Thailand, Indonesia, dan Filipina, saya melihat pasar rakyat di seluruh wilayah ini yang menjual semua jenis pakaian secara offline, dari t-shirt hingga gaun maxi, dari pakaian formal hingga sepatu kulit,” ungkap Bose, seperti dilansir melalui marketeers.com.

“Itu membuat saya berpikir mengapa pedagang-pedagang ini tidak bisa berjualan online. Di situlah, ide Zilingo tercetus,” lanjut Bose.

Kini, Zilingo dikenal luas sebagai platform online shop B2B (Business to business) dan B2C (Business to consumer), perusahaan ini juga diklaim telah mengalami peningkatan income empat kali lipat dalam kurun waktu 1 tahun terakhir.

 

baca juga

Shopee 31.3 Sale Bersama SLANK

Super Party Lazada

 

Dengan suntikan dana yang baru saja didapatkan, Zilingo akan memanfaatkannya untuk mengembangkan infrastruktur dan teknologi yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pelayanannya dalam memperluas rantai pasokan produk-produk yang ditawarkan para mitra.

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Refresh
error: Content is protected !!