Rahasia Bisnis Online Google Adsense Terbaru

Jasa

undercover.co.id – Rahasia Bisnis Online Google Adsense Terbaru | Bagi para internet marketer, salah satu fitur dari Google ini bukan rahasia lagi.

 

Seluruh internet marketer pasti mengkuti perkembangannya. Google AdSense atau GA sering disebut sebagai sumber pasive income yang jumlahnya besar bahkan kadang melebihi active income.

 

 

Sadar atau tidak, keberadaan teknologi internet ini membantu banyak pihak untuk berkembang dengan cara yang praktis dan efisien. Termasuk salah satunya berkembang dengan bisnis online.

 

 

Bagi anda pemula di bidang ini, bisa jadi anda belum tuntas mengerti tentang Google AdSense ini. Lalu apa itu Google AdSense?

 

Dan bagaimana caranya mengikuti fitur ini?

 

Berikut artikel tentang Google AdSense dan juga beberapa tips untuk menjadi publisher, dibaca sampai akhir ya!

 

 

Cerita Seputar Google AdSense?

 

 

Disebut juga dengan GA atau Google Ads. Sesuai namanya, program ini merupakan program periklanan secara online yang dimiliki oleh perusahaan teknologi raksasa Google.

 

Google Adsense disebut-sebut sebagai cara cepat dan mudah untuk para pengguna website dan juga blog dalam menghasilkan uang dari internet.

 

 

Lebih lanjut para pengguna website atau blog ini disebut publisher. Google Ads ini dilakukan dengan cara memasang iklan dari pihak Google Adsense pada website atau blog.

 

Saat pengunjung website atau blog melakukan klik pada iklan tersebut maka komisi dari Googlepun mengalir ke rekening anda.

Program serupa memang bisa ditemukan selain GA, namun Google AdSense dianggap paling trusted kata kebanyakan orang.

 

 

 

Kelebihan Program Adsense Untuk Publisher

 

Selain itu pihak Google mengkonfirmasi bahwa Google AdSense memiliki beberapa kelebihan seperti penyesuaian dan kontrol terhadap iklan dapat disesuaikan dengan website atau blog anda,

 

ini termasuk penentuan tempat, penentuan ukuran dan format bahkan pilihan untuk mencekal iklan tertentu yang dianggap tidak sesuai dengan SARA misalnya.

 

 

Selain itu Google AdSense yang mengelola segala sesuatunya dengan pihak pengiklan, pemilik blog tak lagi turut campur.

 

Ketiga tampilan iklan dirancang khusus, baik untuk video, game, dan iklan sehingga dapat dilihat dengan baik di dekstop maupun seluler.

 

Satu lagi, integrasi dengan DoubleClick for Publishers dan Google Analytics lancar.

 

 

Awalnya Google AdSense hanya diperuntukkan bagi website atau blog yang berbahasa inggris. Namun seiring berjalannya waktu,

 

Bahasa Indonesia juga diperbolehkan mendaftar sebagai publisher.

 

Selain itu ada 35 bahasa lainnya, seperti Arab, Yunani, Italia, Jepang, Portugis, Vietnam, Turki, Rusia dan masih banyak lainnya.

 

 

Rahasia Bisnis Online Google Adsense

 

 

ada dasarnya, seluruh iklan bersaing dalam lelang iklan.

 

Selain itu sistem dari Google AdSense akan secara otomatis memilih pengiklan

 

yang bersedia membayar pada jumlah tertinggi sesambil

 

memperhatikan pengalaman yang baik untuk pengguna.

 

 

Penetapan harga iklan tersebut akan tampil di page anda. Dan poin pentingnya alah tidak semua iklan diberi harga yang sama.

 

 

Faktor-faktor yang menyebabkan perbedaan harga ini adalah anggaran pengiklan yang fluktuatif, isi konten yang khusus. Dengan begitu iklan yang dipilih untuk diklik akan menyebabkan pendapatan dari GA bervariasi dari hari ke hari.

 

 

Google AdSense akan memberikan komisi jika penghasilan dari klik iklan sudah mencapai $100 atau lebih.

 

Menurut pengalaman para internet marketer di tanah air, cara mudah dan juga cepat dalam proses pencairan komisi dolar dari Google Adsense ialah melalui Western Union.

 

 

 

Tips Bagi Para Publisher

 

 

Untuk menjadi seorang publisher apa saja yang harus dilakukan? Banyak tentunya. Berikut beberapa tips agar anda dapat diterima oleh Google AdSense untuk menjadi seorang publisher.

 

 

  • Makesure Isi Website Unik

 

Karena pihak Google AdSense sangat selektif, ini merupakan salah satu cara untuk meluluhkan pihak Google AdSense.

 

Isi konten website anda sangat berpengaruh terhadap proses seleksi sebagai publisher. Misal Google AdSense akan menolak website yang memiliki hak cipta didalamnya.

 

 

Selain itu bila isi website anda ternyata adalah hasil copy paste dari website lain ini juga alasan yang menjadikan website anda ditolak.

 

Anda boleh mengcopy tulisan orang lain tapi harus dan wajib ditulis ulang dengan bahasa yang jauh lebih baik.

 

 

Misal konten anda adalah artikel dengan tema makanan sate, nah anda harus menuliskan makanan sate ini dengan gaya bahasa sendiri, sekalipun yang namanya sate dimana-mana sama saja.

 

Pada intinya pihak Google perlu website dengan isi yang unik, orisinil dan juga atraktif.

 

 

Disamping isi, jumlah konten yang telah terposting juga wajib menjadi perhatian. Google AdSense sangat selektif memilih publisher.

 

bila website atau blog yang didaftarkan masih sedikit kuatir pengunjung yang masuk juga sedikit. Meraka dan juga pihak pengiklan akan rugi meradang jika setiap blog asal-asalan dipilih sebagai publisher.

 

 

  • Perhatikan Umur Website

 

 

Apa hubungannya? Bisa jadi masalah kridebilitas sih ya. Mana mungkin Google meletakkan iklan seseorang di website yang belum terpercaya.

 

 

Gak terpercaya? Iya, blog yang baru seumur jagung belum dapat dilihat seberapa sering intensitas admin dalam mengupdate website tersebut.

 

 

Dan bila umurnya baru 2 bulan, jumlah hits yang masuk juga masih sedikit. Iya to? Toh si Google juga gak mau rugi dan juga merugikan si pihak pengiklan.

 

 

Bisa aja kan kita gak mengurus website kita setelah diterima sebagai publisher.

 

Dengan website yang tak terurus, jumlah hits akan berkurang dan dengan jumlah hits yang berkurang iklanpun tak ada yang melihatnya. Rugi kan!

 

 

  • blogger.com atau YouTube.com

 

Kedua platform ini, blogger dan juga youtube keduanya terintegrasi ke dalam sistem Google. Keduanya milik Google. Sudah bisa dipastikan bahwa keduanya terintegrasi pula dengan Google AdSense.

 

 

Blogger merupakan blog yang disediakan oleh Google, platform gratis ini diperuntukkan bagi siapa saja yang ingin berbagai dengan berblogging ria.

 

 

Berbeda dengan blog wordpress yang tidak mendukung adanya program periklanan, blogger lebih terbuka dengan hal ini. Mungkin karena memang satu perusahaan ya jadi lebih terintegrasi.

 

 

Sedangkan Youtube merupakan platform untuk konten video terbesar di dunia. Dari benua Australia hingga Amerika semuannya kenal yang namnya Youtube.

 

Nah Blogger dan juga Youtube memiliki komunitas dan jumlah pengunjung yang sangat banyak.

 

 

Didukung dengan fakta bahwa keduanya dimiliki oleh Google, Google AdSensepun akan lebih mudah dimanajemen disini.

 

Tapi bukan berarti anda tak bisa mnggunakan platform lainnya lhoo ya, domain atau webhosting pribadipun dapat mendaftarkan diri sebagai publisher.

 

Jadi kalau anda sudah memiliki blog selain wordpress (TOS wordpress tak mengijinkan fitur periklanan) anda tak perlu lagi mengubah platform ke blogger atau youtube.

 

Google AdSense

Google AdSense memang susah susah gampang dalam proses seleksi publisher.

 

Maka sebagai seorang pemula yang ingin memiliki bisnis online tanpa modal dan sudah terbukti dimana – mana anda harus bisa “merayu”

 

si pihak Google AdSense dengan menyediakan platform yang unik, original dan yang pasti terupdate dengan struktur yang baik.

 

Pertanyaan-pertanyaan Seputar Google Adsense di WordPress

 

Memasang Google AdSense di WordPress terbilang gampang-gampang susah.

 

Mungkin mengimplementasikannya mudah, namun proses agar aplikasinya diterima oleh Google dan mendulang revenue dari iklan di blog membutuhkan waktu dan kesabaran.

 

 

Nah, pada artikel kali ini kami akan menjawab berbagai pertanyaan yang sering muncul terkait Google Adsense di WordPress.

 

Seberapa Besar Ukuran Iklan AdSense yang terbaik?

 

 

Sebenarnya efektivitas iklan terletak juga pada penempatannya. Namun, kami menemukan bahwa ukuran yang paling optimal adalah 336 × 280 dan 300 × 250.

 

Iklan dengan ukuran ini cenderung sesuai dengan ukuran layar desktop dan ponsel, dan juga punya tingkat revenue yang cukup baik.

 

Berapa Ukuran Banner Adsense yang Mendatangkan Keuntungan Paling Besar?

 

Tak sedikit dari para blogger yang mempertahankan kelangsungan hidup blognya menggunakan Google Adsense.

 

Namun, format iklan Adsense yang terdiri dari berbagai macam ukuran membuat orang sering bingung menentukan mana ukuran yang paling pas dan mendatangkan keuntungan.

 

 

Di satu sisi, hanya memilih salah satu akan menutup kemungkinan mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Di sisi lain, menumpuk iklan di berbagai space akan membuat Adsense Anda diblokir.

 

 

Artikel kali ini akan membantu Anda menemukan format dan ukuran banner mana yang paling pas untuk Anda, dan di mana menempatkannya untuk keuntungan maksimal.

 

 

 

Bagaimana Mengatur Iklan Adsense di WordPress?

 

 

Secara default, Anda bisa menempatkan iklan Adsense Anda di sidebar, alias sisi kiri atau kanan situs. Tema-tema tertentu memberikan widget khusus untuk menempatkan kode iklan Anda.

 

 

Tetapi Anda juga bisa menggunakan plugin WordPress.

 

Anda bisa menggunakan AdSanity. AdSanity sendiri memungkinkan Anda untuk menempatkan kode iklan Anda ke sidebar, konten artikel, header, dan macam-macam lainnya.

 

 

Anda juga bisa menggunakan AdRotate.

 

Ini membuat iklan Anda kelak berotasi, sehingga Anda bisa menempatkan beberapa kode iklan di satu tempat.

 

Revenue iklan Anda akan naik.

 

 

Kenapa Ada Ukuran Tertentu yang Memberikan Keuntungan Lebih Besar?

 

 

Adsense menawarkan pilihan ukuran dan format iklan. Namun, tak semuanya menawarkan keuntungan yang sama.

 

 

Iklan yang ditempatkan dekat dengan konten dan mudah diload biasanya lebih mudah meraih CTR. Anda juga perlu memastikan bahwa Anda memilih ukuran iklan yang mudah dilihat.

 

Beberapa ukuran iklan ada yang terlalu kecil dan ada yang terlalu besar, mempengaruhi kenyamanan pengguna.

 

 

Faktor lain yang mempengaruhi performa adalah berapa banyak advertiser yang menggunakan format tersebut. Ada format iklan tertentu yang lebih populer dibanding yang lain.

 

Menggunakan format iklan tertentu ini akan memberikan pembayaran lebih tinggi untuk Anda.

 

 

Ada juga format iklan yang dioptimasi untuk perangkat gerak. Jika traffic yang lebih besar datang dari mobile, maka iklan versi mobile akan mendatangkan keuntungan lebih besar dibandingkan ukuran lainnya.

 

 

 

Format dan Ukuran Banner Adsense yang Paling Banyak Mendatangkan Keuntungan

 

 

 

1. The Medium Rectangle (300×250)

 

Format iklan satu ini mendukung iklan berbasis teks maupun gambar, dan bisa juga ditampilkan di tampilan mobile.

 

Yang terbaik dari ukuran ini adalah mudah ditempatkan di sidebar tanpa mengganggu audiens.

 

 

Iklan ini termasuk paling populer, dan mempunyai CTR paling tinggi di antara format lain.

 

 

2. Large Rectangle (336×280)

 

Ukuran iklan yang satu ini lebih besar dibandingkan yang pertama, jadi belum tentu pas di sidebar Anda, dan tidak teroptimasi mobile.

 

 

Jika sidebar Anda tergolong sempit, ukuran iklan satu ini akan mengganggu susunan konten, sehingga mengurangi kenyamanan pengguna.

 

Namun kalau sidebar Anda cukup besar Anda bisa menggunakannya, mengingat format iklan ini mendukung teks dan gambar.

 

 

Ukuran ini mendatangkan CTR yang cukup besar, meski tidak sebagus persegi panjang ukuran medium.

 

 

3. The Leaderboard (728×90)

 

Leaderboard adalah banner klasik yang paling pas diletakkan di header situs.

 

Mendukung iklan berbasis teks dan gambar, tapi tidak mendukung iklan berbasis mobile.

 

 

Karena posisinya yang di atas, iklan ini hampir selalu terlihat oleh pengunjung, memperbesar kemungkinan CTR.

 

Karena ukuran dan posisinya yang lumayan strategis, iklan leaderboard cukup direkomendasikan.

 

 

 

4. Large Skyscraper (300×600)

 

 

Large Skyscraper adalah banner yang berukuran setengah halaman.

 

Cocok untuk pengiklan yang butuh space besar, yang iklannya berisi pengumuman atau promosi jangka pendek.

 

 

Large skyscraper tergolong populer di mata para publisher, karena sangat menarik perhatian pengunjung saat pertama datang ke situs.

 

 

Anda bisa menempatkan iklan berformat skyscraper ini di sidebar atau di sebelah konten.

 

 

Namun mengingat ukurannya, iklan ini mungkin tidak cocok untuk semua situs.

 

 

5. Large Mobile Banner (320×100)

 

Large mobile banner adalah sebuah format iklan khusus mobile.

 

Ukurannya kecil, sehingga tidak mengganggu pengunjung situs Anda.

 

Posisi idealnya adalah di atas, di dekat bagian header situs.

 

Mengingat traffic pengunjung sekarang lebih besar berasal dari mobile, maka format ini patut Anda pertimbangkan.

 

6. Mobile Leaderboard (320×50)

 

Mobile leaderboard berukuran sedikit lebih pendek dibanding large mobile banner.

 

CTR yang dihasilkan mungkin tidak sebesar large mobile banner,

 

namun cocok untuk Anda yang ingin mengedepankan kenyamanan pengguna dengan perangkat gerak.

 

7. Wide Skyscraper (160×600)

 

 

Jika space sidebar Anda sempit tapi ingin menambahkan iklan, format satu ini cocok untuk Anda. Dengan ukuran 160 x 600.

 

Anda bisa menampilkan iklan tanpa mengganggu kenyamanan pengunjung situs Anda.

 

Karena itu, ukuran satu ini termasuk sering digunakan oleh pengiklan.

 

 

Tantangan yang harus Anda pikirkan adalah efektivitas CTRnya yang tidak sebagus ukuran lain.

 

Mungkin format iklan ini paling cocok untuk Anda yang menginginkan tampilan iklan tanpa mengganggu pengunjung.

 

 

 

8

 

 

 

Portrait berukuran lebih lebar dan lebih panjang. Karena ukurannya yang mencolok, iklan ini cocok untuk promosi event.

 

 

Posisi paling tepat untuk iklan berbasis portrait adalah diletakkan di sidebar atau di sebelah konten, sehingga akan sangat terlihat oleh pengunjung yang membaca konten Anda.

 

 

Mengingat ukurannya yang mencolok, kemungkinan besar pengunjung akan terganggu. Anda perlu jeli dalam mengatur iklan tanpa mengganggu kenyamanan pengunjung.

 

 

 

9. The Billboard (970×250)

 

Billboard adalah ukuran yang bisa dibilang paling mencolok.

 

Ukuran iklannya yang besar dapat memenuhi nyaris setengah halaman, sehingga idealnya diletakkan di paling bawah laman Anda.

 

 

 

Pengunjung pasti akan melihat iklan ini.

 

Namun karena ukurannya pula, kemungkinan besar pengunjung akan terganggu. Karenanya ukuran ini jarang dipakai.

 

 

Gunakan ukuran iklan ini jika Anda yakin pengunjung pasti tertarik mengkliknya. Jika tidak, hindari saja.

 

10. The Square (250×250)

 

 

Jika Anda menggunakan tema WordPress yang simpel dan minimalis, format iklan ini paling cocok untuk Anda.

 

 

Ukurannya yang kecil biasanya membuat opsi iklan yang muncul tak banyak.

 

Biasanya CTR-nya juga tak banyak, sehingga revenuenya juga sedikit.

 

Namun iklan ini ukurannya kecil, sehingga dijamin tidak mengganggu.

 

 

Nah, demikian tadi review ukuran iklan adsense terbaik yang mendatangkan keuntungan paling besar.

 

Anda ingin menggunakan yang mana?

 

Di Mana Posisi Paling Tepat dalam Menempatkan AdSense?

 

 

Ini kembali lagi pada layout situs/blog Anda.

 

Apabila aujuannya adalah untuk mendapatkan lebih banyak klik, maka Anda perlu menempatkan iklan Anda di tempat yang lebih mudah terlihat.

 

Posisi iklan di dalam konten, ditempatkan di bagian atas layar cenderung mendapatkan klik lebih banyak.

Sebagian pengguna menambahkan AdSense di widget yang mengambang. Widget mengambang adalah widget yang ikut turun saat kita menggulir laman ke bawah.

 

Ini sangat mengganggu pengguna. Kami menganjurkan hal tersebut tidak dilakukan, karena tidak diizinkan oleh Terms of Service dari Google.

 

Apabila Anda melanggar TOS mereka, maka Anda bisa diberhentikan dari program ini.

 

 

 

Bolehkah Kita Mengklik Iklan Google AdSense Saya Sendiri?

 

Sebagian pemula tergoda mengklik iklan mereka sendiri, atau meminta rekan dan anggota keluarga mereka untuk banyak-banyak mengklik iklan mereka.

 

Masalahnya Google lebih cerdas dari Anda (dan kami). Google tahu kapan seorang user melakukan click blast terhadap iklan.

 

Bila terdeteksi, tentu hukuman berupa penalti atau ban bis dijatuhkan ke Anda.

 

Apa itu RPM Laman di Google AdSense?

 

 

RPM adalah singkatan dari Revenue per Mile yang artinya pendapatan per 1000 tayangan.

 

RPM ditentukan dari mengalikan jumlah klik dan biaya per klik dan kemudian membagi dengan berapa kali iklan tersebut tayang di laman tersebut.

 

RPM biasanya fluktuatif, tergantung seberapa banyak traffic dan jumlah klik iklan yang terjadi di laman Anda.

 

Bisakah Kita Menggunakan Akun Blogger atau YouTube AdSense dengan WordPress?

 

 

Ya, bisa. Jika Anda mau menggunakan AdSense di salah satu platform host Google seperti Blogger atau YouTube,

 

Anda bisa mengubah jenis akun AdSense dan menggunakannya di dalam WordPress.

 

Di formulir aplikasi, Anda harus memberi Google AdSense URL situs yang ingin Anda monetisasi.

 

 

 

Apa itu CTR di Google AdSense?

 

 

CTR atau Click-Through Rating atau RKPT atau rasio klik-tayang adalah perbandingan antara berapa kali iklan diklik dengan berapa kali iklan dilihat oleh audiens.

 

CTR paling rendah adalah 0, paling tinggi adalah 1. Semakin mendekati 1, artinya semakin tinggi tingkat keberhasilan iklan dalam menarik perhatian audiens.

 

Biasanya semakin tinggi CTR semakin tinggi juga revenue yang Anda dapatkan.

 

 

CTR sendiri berbeda untuk berbagai jenis situs web. CTR di situs Anda bergantung pada banyak faktor seperti topik situs Anda, jenis audiens, posisi penempatan iklan di situs Anda, dan banyak lagi.

 

 

CTR yang ideal untuk Google AdSense sangat sulit diterka dengan tepat, karena Anda tidak punya akses ke tarif klik di situs web lain.

 

 

Namun, Google AdSense kini akan memberikan Anda notifikasi apabila situs Anda tidak punya CTR yang baik.

 

Anda bisa mengikuti panduan optimasi yang muncul di dalam dashboard Google AdSense, dan Anda bisa segera meningkatkan pendapatan iklan Anda.

 

Kapan dan Bagaimana Google AdSense Membayar Publisher?

 

 

Bagaimana cara Google AdSense mengirimkan uang ke kita?

 

 

Ada beberapa metode pembayaran yang tersedia; termasuk transfer elektronik langsung, wire transfer, cek, Western Union, dan lainnya.

 

 

Setiap bulan, Google AdSense akan menghitung penghasilan bulan sebelumnya dan menunjukkannya di laman ‘Transaksi’ Anda. Apabila penghasilan Anda sesuai dengan ambang yang diminta, pembayaran Anda diproses dan dikeluarkan pada tanggal 21 bulan itu.

 

Sebelumnya Anda perlu memberitahukan alamat Anda dengan jelas.

 

Kelak Google akan mengirimkan surat berisi PIN, dan Anda akan diminta untuk menuliskan PIN yang tertera di surat tersebut ke dalam laman verifikasi.

 

Barulah apabila verifikasi sudah selesai, Google akan mengirimkan cek atau Western Union pada Anda.

 

Cek bisa dicairkan di BRI dan BNI, sementara Western Union bisa di Kantor Pos.

 

 

Mengapa Google AdSense menolak lamaran saya?

 

 

Google Adsense mungkin akan menolak penawaran Anda apabila situs Anda tidak memenuhi kebijakan program AdSense atau terms and agreement-nya.

 

Apa saja syarat agar penawaran Google AdSense Anda disetujui?

 

 

Berikut ini adalah minimal agar aplikasi akun Google AdSense Anda disetujui.

  • Situs web dan semua kontennya harus mematuhi kebijakan dan persyaratan program AdSense.
  • Situs web Anda harus berusia minimal 6 bulan.
  • Anda, pemohon, harus berusia di atas 18 tahun.
  • Tampilan situs cukup profesional.
  • Punya traffic yang cukup banyak.

 

 

Catatan: Sekalipun aplikasi Anda memenuhi semua persyaratan, Google AdSense tetap berhak menolak aplikasi Anda.

 

 

Publisher AdSense di Indonesia punya berbagai teori sendiri tentang alasan penolakan AdSense.

 

Ada yang bilang jika ingin aplikasi diterima harus pakai tema tertentu, domain tertentu, dan lain-lain. Teori-teori semacam ini tidak bisa dipastikan kebenarannya, jadi boleh percaya boleh tidak.

 

baca juga

 

Konten Dan SEO : Membangun Reputasi Pemasaran Digital

ClickCease Program Perlindungan Iklan Google Ads

4 Marketing Strategi Merk Anda

 

 

 

Dapatkah saya menambahkan Google AdSense di blog WordPress.com saya?

 

 

Bisa, gunakan saja widget HTML yang terletak di menu Dashboard -> Widgets. Lalu paste kode HTML yang diberikan oleh pihak Google.

 

Apa bedanya Google AdSense dengan Google AdWords?

 

 

Google AdWords adalah layanan untuk menitip iklan yang disediakan oleh Google.

 

Jika Anda ingin mengiklankan produk atau layanan, gunakan Google AdWords.

 

 

Google AdSense adalah layanan untuk menampilkan iklan yang disediakan oleh Google.

 

Jika Anda ingin memasang iklan di situs atau blog Anda, gunakan Google AdSense.

 

 

AdWords mengeluarkan uang, AdSense menghasilkan uang.

 

Nah, demikian tadi beberapa Pertanyaan-pertanyaan Seputar Google Adsense di WordPress. Semoga membantu!

Jasa
error: Content is protected !!