SEO AUDIT : 6 LANGKAH UNTUK MENGECEK SITUS SEO

Categories: SEO Google
 nasi box paket murah

undercover.co.idSEO, jika Anda adalah seorang pemilik SEO, sebaiknya Anda melakukan audit terhadap situs SEO tersebut secara berkala. Agar dapat menghindari kemungkinan masalah SEO yang kerap terjadi. Ada beberapa pertanyaan yang dapat Anda ajukan sendiri ketika melihat situs SEO yang sedang dikembangkan sebelum melakukan audit secara penuh.

Pertanyaan-pertanyaan Untuk Pertimbangan Perubahan

Apakah situs Anda dapat dipercaya?

  1. Apakah Anda sendiri mempercayai informasi yang tersedia dalam situs tersebut?
  2. Akankah Anda bersedia merekomendasikan situs tersebut kepada rekan atau klien?
  3. Akankah Anda bersedia untuk memberikan nomor kartu kredit Anda disitus tersebut?

Maksimalkan situs Anda untuk kelayakan baca:

  1. Apakah penempatan konten berada ditempat yang logis?
  2. Apakah blok disampingnya terlalu sempit?
  3. Apakah kolom konten terlalu lebar?
  4. Apakah ketinggian dari garis konten sudah cocok?
  5. Apakah terdapat gambar-gambar yang akan mengganggu kenyamanan pengunjung?

6 Langkah Untuk Melakukan Audit Situs SEO

SEO Audit Checklist

  1. Browser

  • Pastikan situs tersebut tidak memiliki konten terselubung. Situs Anda harus dapat dipercaya.
  • Anda dapat menyingkap masalah crawling dengan cara mematikan JavaScript dan Cookies yang terdapat di pengaturan browser.
  1. Homepage

  • Pengunjung adalah segalanya bagi pemilik situs. Sesekali ketika sedang melakukan audit situs, Anda harus mencoba melihat situs Anda sendiri dari posisi pengunjung.
  • Tulis setiap pemikiran bahkan emosi yang Anda rasakan sendiri ketika mengunjungi situs sebagai pengunjung. Cari tahu alasan kenapa Anda merasakan emosi positif atau negatif ketika berada diarea yang berbeda-beda disitus tersebut. Buat daftar yang jelas mengenai masalah-masalah yang Anda alami ketika berada diposisi sebagai pengunjung.
  • Uji situs dari sudut pAndang pengunjung dengan cara melakukan on/off JavaScript di browser Anda.
  • Kesan pertama adalah kesan selamanya. Maka periksalah dengan teliti masalah apa yang terdapat pada situs tersebut.
  • Pastikan situs tersebut tidak memiliki masalah canonical seperti :
  1. Pastikan WWW. Dan bukan .WWW versi dari situs tersebut.
  2. Bukan URL Homepage yang mengarahkan ke domain lain.
  3. Title tags yang ditulis dengan buruk. Dan juga yang diduplikasi disuatu tempat lainnya.

Perbaikan dapat dilakukan secara penuh jika Anda melakukan pemeriksaan dari sudut pAndang pengunjung, karena dengan begini Anda dapat mengerti apa yang dirasakan pengunjung ketika sedang menjelajah disitus Anda. Ini merupakan langkah terbaik untuk melakukan audit karena Anda akan mendapatkan informasi yang lengkap mengenai apa yang harus diperbaiki dari situs Anda.

  1. Navigasi Global

  • Periksa navigasi Anda secara meluas untuk link yang rusak atau bahkan link yang hilang dengan status JavaScript yang mati (turn off) di browser.
  • Merupakan sekumpulan link yang ditemukan dinavigasi, header, dan footer situs.
  1. Kategori dan Sub-kategori

  • Evaluasi link dari kategori dan sub-kategori dengan cara :
  1. Apakah link terhubung dengan konten yang tepat?
  2. Apakah anchor-text sudah berjalan secara efektif untuk dapat menghasilkan banyak backlink?
  3. Apakah terdapat link yang terhubung kepada konten yang tidak relevan?
  • Setiap kategori dan sub-kategori dari halaman harus memiliki maksud yang jelas. Kategori dan subkategori tersebut harus terhubung dengan konten yang juga ditulis dengan baik.
  • Penempatan sub-kategori pun harus tepat dengan kategori utamanya. Contohnya, konten yang berisi tentang informasi tentang makanan dimasukkan kedalam sub-kategori dari kategori yang berkaitan dengan makanan, minuman, ataupun tempat makan.
  1. Optimasi Konten

Konten yang berkualitas adalah segalanya bagi SEO. Usahakan untuk selalu membuat konten yang bermanfaat dan tidak hanya asal meng-copy dari artikel lain. Konten yang berkualitas tentunya didukung oleh elemen-elemen seperti Title tags, Meta  Description, alamat URL, dan gambar yang juga berkualitas.

Jika anda mengambil artikel lain sebagai referensi, sebaiknya anda melakukan riset mendalam dari beberapa artikel yang memiliki sumber terpercaya. Lalu cantumkan kredit terhadap sumber tersebut. Ini dapat juga menunjukan keaslian dari tulisan anda.

Pastikan anda sudah mengoptimalkan elemen –elemen berikut :

  • Title Tags

seharusnya diformasikan secara tepat untuk praktek terbaik bagi SEO. Seperti, kata kunci yang spesifik dan panjangnya tidak lebih dari 75 karakter.

  • Meta Description

merupakan faktor peringkat konten. Deskripsi yang ditulis dengan sangat baik, dapat mempengaruhi hasil CTR (Click -Through- Rates)

  • Alamat URL

Anda dapat menggunakan URL yang pendek untuk konten anda.

  • Alt-Text gambar

Gunakan teks alternatif yang relevan dengan konten dan keyword pada gambar yang digunakan untuk konten tersebut. Gambar yang relevan dengan konten akan meningkatkan peringkat konten dimesin pencari.

  • H1 dan H2 tag

Penggunaan H1 dan H2 sangat penting dalam sebuah penulisan konten. Ini dapat digunakan untuk memisahkan judul topik, pembahasan topik utama, dan juga sub-topik.

  • Penggunaan terbatas terhadap Flash ataupun JavaScript

Agar lebih efektif anda dapat mematikan JavaScript pada pengaturan browser.

  1. Off-page SEO

  • Gunakan tools yang dapat membantu anda melakukan riset untuk menemukan keyword yang tepat. Tools ini juga dapat membantu anda melihat apakah secara keseluruhan situs anda sudah terindeks oleh Google, dan dapat menemukan kata kunci yang dapat bersaing dengan kompetitor.
  • Lakukan pengecekan akan adanya konten duplikat. Karena sudah pasti anda tidak ingin konten-konten yang terdapat disitus anda saling bersaing. Ini akan menimbulkan sanksi bagi anda dari pihak Google karena atas tindakan plagiarisme.
  • Anda juga bisa menggunakan Open Site Explorer untuk mendorong metriks penting dari situs. Bandingkan metriks tersebut dengan pesaingnya.

Baca Juga : Larry Page Super Billionaire Di Era Informasi

Hal-hal yang dapat menjadi masalah pengindeksan :

  1. Halaman situs memiliki tag ‘noindex’.
  2. Sitemap tidak terdaftar dimesin pencari.
  3. File robot.txt yang tidak diedit dengan profesional.
  4. Situs tersebut sudah di-ban dari SERP oleh Google.
 Kursus Private SEO Undercover co id

Your Thoughts