4 Elemen Menciptakan Strategi Sosial Media yang Sukses

google webmaster

Undercover.co.id – Mengalokasikan uang untuk iklan di media sosial adalah ide bagus.

Bahkan di tengah meningkatnya persaingan, biaya per hasil untuk kampanye iklan sosial sejauh ini adalah yang terbaik, dibandingkan dengan bentuk lain dari iklan digital.

Kuncinya, tentu saja, adalah memiliki strategi yang kuat, yang membutuhkan sedikit lebih banyak pemikiran, sedikit lebih banyak perencanaan ke depan sebelum mulai beraksi.

Dalam artikel kali  ini, website kami akan menguraikan empat elemen yang harus dimiliki dari kampanye iklan sosial yang kuat.

Namun, sebelum kami melakukannya, pertama-tama kita harus menetapkan pemahaman yang jelas tentang di mana iklan sosial dapat tepat dengan perjalanan pembeli.

Meskipun iklan media sosial dapat menghasilkan konversi, mereka sering kali tidak menerima kredit yang layak mereka dapatkan sistem atribusinya adalah “last touch” alias sentuhan terakhir.

Ini pada dasarnya memberikan kredit atau menghitung dampak hanya pada iklan terakhir yang diinteraksikan oleh pengguna sebelum mereka melakukan pembelian.

Ini sebenarnya tidak ideal, karena kita mempertimbangkan fakta bahwa sebagian besar iklan media sosial adalah menggiring untuk sadar terhadap brand, bukan jualan langsung.

Namun tidak berarti Anda tidak bisa menyusun sebuah kampanye iklan untuk membantu mengonversi orang yang siap membeli.

Ketika bicara tentang menstruktur strategi periklanan sosial yang kuat, Anda harus memasukkan empat elemen spesifik.

1. Pertumbuhan Komunitas

Secara historis dalam pemasaran media sosial, pengalaman telah memberi tahu kami untuk tidak menjadikan jumlah follower sebagai tolak ukur seberapa besar pengaruh yang Anda miliki.

Menarik follower dalam jumlah besar hanya untuk terlihat keren tidak akan banyak membantu Anda ketika ingin menciptakan hasil bisnis yang sebenarnya.

Namun, jika Anda dapat menumbuhkan pemirsa yang tertarget, yang telah jelas memiliki minat yang terhadap merek Anda, lain ceritanya.

Inilah yang disebut komunitas.

Menargetkan pertumbuhan komunitas, atau dalam hal ini follower yang aktif, membeli, dan rutin berinteraksi dengan aktivitas sosial media Anda, adalah hal yang wajib dilakukan.

Pada dasarnya, tidak perlu rasa malu bila komunitas ini masih berukuran kecil – selama orang-orang ini membantu menggerakkan jarum pada indikator kinerja brand Anda.

Mereka mengikuti Anda karena suka dengan produk Anda, secara aktif membeli dari Anda, menggunakannya, dan dengan bangga memamerkan produk atau layanan Anda pada orang lain.

Anda selanjutnya akan melihat biaya iklan keseluruhan yang lebih rendah, jangkauan yang lebih besar, dan memperkuat otoritas merek dengan menggunakan iklan sosial untuk mengembangkan komunitas Anda.

2. Engagement

Engagement terhadap brand adalah kunci sukses lain untuk pemasaran media sosial – bagaimanapun, itulah sebabnya media sosial diciptakan, dan inilah alasan semua bisnis punya akun sosial media.

Menggunakan iklan sosial untuk mempromosikan konten ke khalayak tertentu dapat membantu memastikan Anda menyampaikan pesan yang tepat kepada orang yang tepat.

Dan juga, membuat Anda tidak harus bergantung pada algoritma Facebook yang menyebalkan.

Hal penting untuk diingat ketika menggunakan iklan sosial untuk mendorong engagement adalah bahwa tidak semua jenis engagement memiliki value yang sama.

Sangat mudah untuk membuat orang memberi like dan komentar pada kuote motivasi yang menarik atau video yang lucu, namun jauh lebih sulit untuk membuat orang memperhatikan konten yang benar-benar terkait dengan apa yang diberikan oleh brand Anda.

Kami tentu saja menyarankan Anda menggunakan dua jenis konten tersebut –kalimat-kalimat motivasi dan juga konten promosi produk- namun Anda harus memfokuskan dana iklan Anda pada konten yang menghasilkan daya tarik terhadap produk.

Dampaknya mungkin tak sebesar bila Anda mengiklankan konten non promosi, tapi interaksi yang terjadi lebih berharga, karena lebih besar kemungkinannya menjadi pembelian

Konten yang menghasilkan daya tarik organik, yang berupa promosi produk, akan menciptakan dampak yang besar ketika Anda mengiklankannya.

3. Klik di Situs

Kampanye iklan di media sosial yang mendorong lalu lintas tertarget ke situs web, adalah pendorong utama bisnis di dunia online.

Ya, elemen-elemen lain memang penting, namun untuk mengkonversi follower menjadi pembeli, Anda harus mengeluarkan mereka dari sosial media dan bawa mereka ke situs Anda.

Hampir semua platform media sosial sekarang memiliki parameter penargetan yang kuat yang memungkinkan Anda untuk mengasah target pelanggan Anda.

Meskipun traffic dari media sosial biasanya memiliki bounce rate yang lebih tinggi, durasi di dalam situs yang lebih singkat, serta biasanya mengunjungi halaman lebih sedikit dibanding traffic yang berasal dari taktik iklan lainnya, tetap penting untuk mendapatkan pengguna baru ke situs Anda, dan di saluran pemasaran Anda secara konsisten.

4. Retargeting

Ada kalanya seorang pengunjung melihat iklan Anda di sosmed, mengkliknya, lalu menjelajahi situs Anda sebentar.

Setelah itu perhatian mereka terganggu oleh sesuatu yang lain, lalu mereka lupa sedang mengunjungi situs Anda.

Atau, mereka pernah menemukan situs Anda di media sosial, kemudian mengklik link tersebutm menjelajahi halaman-halaman di dalam situs Anda, lalu tak pernah datang lagi.

Sangat disayangkan bila ini terjadi. Uang yang Anda gunakan untuk kampanye iklan di media sosial jadi sedikit tersia-sia.

Di sinilah penargetan ulang penting dilakukan.

Repetisi perlu dilakukan, karena dengan mengulangi informasi berkali-kali pada target audiens akan membuat mereka ingat informasi tersebut.

Hal ini pun berlaku pula pada promosi produk Anda.

Menggunakan piksel di situs web, daftar email, atau bahkan tampilan video, Anda bisa menayangkan iklan kepada para pengguna yang pernah mengunjungi situs (atau konten) Anda tetapi belum sempat dikonversi menjadi pembeli.

Taktik ini adalah cara yang bagus untuk mengingatkan pengguna tentang merek Anda dengan tarif yang hemat biaya.

Kami sangat menyarankan untuk meningkatkan retargeting dalam strategi periklanan sosial Anda.

Hal yang menarik tentang marketing di media sosial adalah selalu ada taktik baru untuk dicoba, selalu ada strategi baru untuk diuji.

baca juga


Undercover.co.id Services

Panduan Bisnis Affiliasi

Website Cuma 50 Ribu

Pembuatan Website Profesional

Jasa Seo Profesional dan Terpercaya 

Jasa Sosial Media Maintenance



Tapi yang menakutkan adalah bahwa anggaran dan waktu yang mungkin tak cukup untuk mencoba semuanya.

Jika Anda mencoba membangun basis untuk strategi beriklan di media sosial Anda, maka keempat elemen ini akan menempatkan Anda pada jalur menuju kesuksesan.

Pastikan untuk menguji tanpa henti, tinggalkan taktik yang tidak menghasilkan hasil, dan selalu optimalkan jika memungkinkan.

One Response

  1. Cut Inana

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Refresh