Undercover.co.id – Bounce Rate , Pengujung berselancar ke suatu page di dalam situs web Anda. Lalu, dalam beberapa detik selanjutnya ia langsung pergi begitu saja dari page situs web.

Kejadian tersebut dikatakan sebagai bounce rate. Maka, agar bisa memahami apa itu bounce rate, berikut penjelasan sederhananya.

Jasa

Terdapat sebuah bola dan dinding yang mempunyai kemampuan daya serap. Bola sebagai ilustrasi dari seorang pengunjung/pengguna, dan dinding adalah situs web Anda.

Bola terbang menuju dinding.

Saat bola itu terserap oleh dinding, berarti pengunjung berada di situs web Anda, dan berselancar ke page lainnya di situs web Anda.

Lain halnya jika bola itu memantul dari dinding tersebut, berarti pengunjung berada pada satu page saja lalu keluar dari situs web Anda. Inilah bounce rate.

image size-full">
Bounce Rate

Bounce Rate: Rendahkan Nilainya, Rasakan Benefitnya

Sehingga, definisi bounce rate ialah perilaku dari pengunjung situs web yang mengunjungi suatu halaman di situs web dan langsung pergi dari situs web tersebut tanpa melakukan apapun.

Bounce rate ditunjukkan sebagai sebuah persentase hasil dari sebuah perhitungan seberapa banyak orang yang berkunjung yang berselancar pada satu page di situs web. Kemudian dibagi dengan seberapa banyak pengunjung yang keluar dari situs web tersebut.

Formulanya ditunjukkan seperti ini:

(Banyaknya orang yang langsung keluar dari satu halaman : Banyaknya orang yang berada di situs web) x 100 = …%

Agar mudah memahaminya, kita buat sebuah contoh.

Situs web Anda mempunyai pengunjung sebesar 2000 orang. Ternyata ada data kalau terdapat 800 orang yang langsung pergi dari situs web setelah berada dalam satu page saja.

Jadi, bounce rate situs web Anda adalah 40%. Perhitungannya:

(800 : 2000) x 100 = 40%

Nilai persentase bounce rate ini termasuk besar.

Karena perlu diketahui kalau semakin besar nilai persen bounce rate suatu situs web, maka hal itu menunjukkan ada yang tidak benar dari situs web itu.

Sebaliknya, jika semakin kecil nilai persen bounce rate situs web, maka itu menunjukkan suatu hal yang apik bagi situs web tersebut. Serta menunjukkan kalau situs web tersebut berhasil dalam strategi agar pengunjung tetap berselancar di situs webnya.

Jadi, tujuan Anda sebagai pemilik situs web sekarang adalah mendapatkan nilai persen bounce rate serendah-rendahnya. Alhasil, hal itu sangat memberikan dampak besar dalam mencapai tujuan dari situs web Anda.

image size-full">
Bounce Rate

Menurunkan Nilai Bounce Rate

Situs web dengan nilai bounce rate kecil berarti menjelaskan bahwa situs web tersebut mempunyai berbobot dalam menggaet pengunjung/pengguna. Tetapi tidak semua situs web yang berbobot bisa memiliki nilai bounce rate yang kecil.

Jasa

Contohnya situs web yang hanya memiliki satu landing page atau satu page saja. Serta tidak mempunyai link ke page lainnya dalam satu domain. Barangkali situs web ini memiliki nilai bounce rate sebesar 100%, walau isi dari situs webnya sangat berbobot.

Sehingga bisa disimpulkan kalau nilai persentase bounce rate pada situs web tergantung dari jenis apa dan konten apa yang disajikan oleh situs web tersebut.

Tetapi situs web yang seperti itu jarang ada, hanya beberapa saja. Jadi, tentu menurunkan nilai persentase bounce rate tetap menjadi hal yang penting dilakukan.

Karena akan sangat menguntungkan bagi situs web agar pesan yang disampaikan, baik berupa landing page atau artikel, dapat diterima oleh pengunjung/pengguna. Sehingga tujuan dari situs web tersebut dapat tercapai.

Untuk menurunkan nilai persentase bounce irate situs web Anda, berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan.

1.    Melampirkan konten yang berkualitas

Konten adalah tubuhnya dari sebuah situs web. Konten situs web yang baik adalah konten yang bisa tersampaikan dengan baik kepada pengunjung situs web.

Agar bisa tersampaikan dengan baik, maka tingkatkan kualitas dari konten situs web Anda. Konten yang disajikan harus gampang dimengerti oleh peselancar dan readable atau dapat dibaca.

Gunakan gambar yang sesuai. Seperti infografis atau gambar yang relevan, sebagai pendukung keterbacaan konten situs web Anda.

Karena jika melampirkannya akan membuat peselancar situs web dapat memvisualisasi isi dari konten anda, dan bisa memberikan kenyamanan membacanya.

Selain gambar, Anda disarankan menyisipkan sebuah video pendukung yang sesuai dengan isi konten. Video dengan durasi sekitar 2 menit sudah cukup untuk membuat pengunjung berada di situs web Anda.

Jasa

Dengan menempuh hal di atas dapat membantu menurunkan nilai persen bounce rate situs web Anda.

image size-full">
Bounce Rate

2.    Menyematkan internal link dengan apik

Internal link merupakan cara untuk bisa membuat pengunjung stay di situs web Anda. Karena link yang disisipkan di dalam konten tersebut menuju ke page yang lain, seperti konten lain atau landing page.

Dengan begitu, nilai bounce rate situs web Anda akan bisa turun. Dan bahkan membantu traffic dari situs web anda serta page yang dituju oleh internal link tersebut.

Langkah tersebut seperti sekali dayung dua pulau terlampaui.

3.    Menggunakan daftar isi konten artikel

Konten situs web yang memuat artikel panjang, sekitar 1000 sampai 3000 kata, akan membuat pengunjung situs web sulit untuk mendapatkan yang dicarinya.

Pengunjung akan merasa bosan dan lelah duluan sebelum mendapatkannya, dan berujung kepada pergi dari halaman situs web tanpa melakukan interaksi apapun.

Untuk menghindari hal tersebut, maka Anda bisa membuat daftar isi atau table of content.

Hal itu akan berguna sebagai navigasi dari isi konten Anda. Sehingga pengunjung situs web Anda akan menemukan bagian mana yang paling ia cari.

4.    Meningkatkan kecepatan akses situs web

Saat Anda mengunjungi situs web tentu tidak akan merasa sabar jika loading page situs web tersebut lambat, kan? Begitulah yang dirasakan oleh pengunjung jika situs web Anda mengalami loading page yang lambat.

Jasa

Pengunjung yang sedang berselancar di internet berarti ingin memperoleh informasi yang dibutuhkan dengan cepat. Sehingga, jika kebetulan sedang berkunjung ke suatu situs web yang loading page lambat, maka secara otomatis mereka akan pergi dari situs web tersebut.

Hal ini akan mendongkrak nilai persentase dari bounce rate. Jadi, perbaikilah loading situs web Anda untuk tidak terjadi kasus yang demikian.

5.    Membuat situs web menjadi responsive

Dewasa ini orang yang berselancar di internet tidak hanya menggunakan laptop atau komputer saja, tetapi menggunakan perangkat mereka. Pengguna smartphone atau tablet merupakan perangkat yang sering digunakan.

Maka, buatlah situs web Anda menjadi responsive, yaitu tampilan situs web yang bisa menyesuaikan dengan perangkat apa yang digunakan oleh pengunjung. Sehingga pengunjung nyaman dalam mengunjungi situs web Anda dan tidak langsung pergi karena tampilan situs web yang tidak relevan atas perangkat yang digunakan.

Demikian beberapa langkah yang dapat Anda tempuh agar dapat menurunkan nilai persentase bounce rate situs web Anda. Dengan begitu, tujuan yang sudah disusun untuk situs web Anda akan tercapai.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

twenty + 16 =

You May Also Like

In-House SEO

https://undercover.co.id/ Bekerja sama dengan SEO Agency atau membangun In-House Agency tentu memiliki keleihan dan kekurangan tersendiri. Anda bisa…

Rekomendasi Situs Penyedia Landing Page

https://undercover.co.id/ – Landing page merupakan tool sangat bermanfaat yang dipakai dalam menjalankan bisnis website atau blog. Hampir seluruh bisnis dengan website…